Life is simple. Life is beautiful. No matter how rich our material life is, joy is coming from the deepest of our hearts..
Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts
Thursday, December 31, 2009
H A P P Y N E W Y E A R . . ! !
Hidup ini bukan tentang mengumpulkan nilai.
Bukan tentang berapa banyak orang yang meneleponmu dan juga bukan tentang siapa pacarmu, bekas pacarmu, atau orang yang belum kamu pacari.
Bukan tentang siapa yang telah kau cium, olah raga apa yang kau mainkan, atau pemuda atau gadis mana yang menyukaimu.
Bukan tentang sepatumu atau rambutmu atau warna kulitmu atau tempat tinggal atau sekolahmu.
Bahkan, juga bukan tentang nilai-nilai ujianmu, uang, baju, atau perguruan tinggi yang menerimamu atau tidak menerimamu.
Hidup ini bukan tentang apakah kau diterima atau tidak diterima oleh lingkunganmu.
Hidup bukanlah tentang itu.
Namun hidup adalah tentang siapa yang kau cintai dan kau sakiti.
Tentang bagaimana perasaanmu tentang dirimu sendiri.
Tentang kepercayaan, kebahagiaan, dan belas kasih.
Hidup adalah tentang menghindari rasa cemburu, mengatasi rasa tak peduli, dan membina kepercayaan.
Tentang apa yang kau katakan dan kau maksudkan.
Tentang menghargai orang apa adanya dan bukan karena apa yang dimilikinya.
Dan yang terpenting, hidup ini adalah tentang memilih untuk menggunakan hidupmu untuk menyentuh hidup orang lain dengan cara yang tak bisa digantikan dengan cara lain.
Hidup adalah tentang pilihan-pilihan itu.
Thursday, December 17, 2009
Singapura : Benci atau Rindu..?
Halo teman-teman blogger sebangsa dan setanah air..
Besok tahun baru Islam, kalau di budaya Jawa malam ini namanya "malam satu suro". Inget alm. Suzana gak sih? hhe..
Sebelum saya akan cukup lama berhiatus karena liburan weekend (oh, akhirnya saya keluar dari Cepu ini..), dan karena jika berada di rumah saya tidak bisa online, maka saya akan memposting sebuah postingan (yaiyalah)..
Tahu negara Singapura kan? Pernah ke sana? Entah itu berlibur, sekolah, atau jadi TKI?
Hehe..
*siapkan mental Anda untuk membaca tulisan di bawah ini..
TERNYATA SINGAPURA JUGA NGATA-NGATAIN INDONESIA KITA TERCINTA LHO TEMAN-TEMAN..!!!
Marah? wajar
Penasaran? sebentar lagi Anda akan mengetahui jawabannya..
Jadi pengen pup? Ayo segera-segeralah ke tempat yang semestinya.. sebelum terlambat..!!
Ini nih kata-kata orang Singapura tentang kitaaa..:
kami berterus terang, kami bukanlah rakyat Malaysia, kami adalah rakyat Singapura. Persoalan mengapa kami anti Indonesia adalah kerana:
1.Bangsa Indonesia sering datang ke Singapura secara Haram
2. Amah 2 Indonesia berkelakukan buruk
3. Negara Indon kami samakan dengan negara 'TERRORIST' kerana negara ini banyak pembunuhan yang berlaku secara kejam.
4. Kami juga selaku bangsa melayu, tidak tahan dengan penghinaan bangsa lain yang menyamakan kami berketrunuan Indon!
5. Kami tidak suka dengan kerajaan Indonesia yang tidak pandai berbhasa Ingeris.
6. Kami tidak suka Media Indonesia yang sering memburuk2kan negara Asean lain.
7. Kami lebih menyokong Malaysia daripada Indonesia kerana, Malaysia lebih maju dan lebih terbuka dari Indonesia.
1.Bangsa Indonesia sering datang ke Singapura secara Haram
2. Amah 2 Indonesia berkelakukan buruk
3. Negara Indon kami samakan dengan negara 'TERRORIST' kerana negara ini banyak pembunuhan yang berlaku secara kejam.
4. Kami juga selaku bangsa melayu, tidak tahan dengan penghinaan bangsa lain yang menyamakan kami berketrunuan Indon!
5. Kami tidak suka dengan kerajaan Indonesia yang tidak pandai berbhasa Ingeris.
6. Kami tidak suka Media Indonesia yang sering memburuk2kan negara Asean lain.
7. Kami lebih menyokong Malaysia daripada Indonesia kerana, Malaysia lebih maju dan lebih terbuka dari Indonesia.
itu hanya salah satu postingan dari goblog ini.. Mau tahu lebih lanjut, hubungi blog tersebut..
Eit eit.. ternyata ada lagi lhoh.. kali ini memakai bahasa Inggris.. (tapi ini gak jelas juga sih asalnya dari mana si gobloggernyaa..)
Judulnya Ten Things I hate About Indonesia (buset, udah kayak judul film aja)
New year is approaching. Let us take a quick recap on our environment: what is good and what is bad; and hope that things will change only for the better after the holidays. Therefore I present you with the ten things I hate and love about Indonesia and Hungary . I will start from “Ten Things I Hate About Indonesia” first…
1. Corruption
How can you not hate it when the former president is still holding the world’s record for being the biggest corruptor ever with US$ 35 billion? The worst is that he’s still out there—free to watch his favorite show “Who Wants to be a Millionaire” and suddenly has to be treated in hospital everytime he hears attempt of bringing his case to the court. However his half brother will be spending the next four years in jail for another corruption case; while his youngest son, Tommy Suharto, was put behind the bars in 2000 for murdering a judge. What a big happy family!
How can you not hate it when the former president is still holding the world’s record for being the biggest corruptor ever with US$ 35 billion? The worst is that he’s still out there—free to watch his favorite show “Who Wants to be a Millionaire” and suddenly has to be treated in hospital everytime he hears attempt of bringing his case to the court. However his half brother will be spending the next four years in jail for another corruption case; while his youngest son, Tommy Suharto, was put behind the bars in 2000 for murdering a judge. What a big happy family!
2. Poverty
What can you expect after your president had stolen US$ 35 billion? What else but poverty:
More than half ofIndonesia ’s 210 million people are vulnerable to poverty. In 2002, the World Bank estimated 53% of the population – some 111 million – live below the international standard poverty line of US$ 2 a day.
What can you expect after your president had stolen US$ 35 billion? What else but poverty:
More than half of
Poverty is not just a matter of inadequate incomes and expenditures on food and daily necessities. Many of the poor and near poor also lack access to basic education, medical services and adequate nutrition. Some 25 million Indonesians are illiterate. Nearly 50 million suffer health problems, a similar number lack access to health facilities. Many communities have inadequate or non-existent basic infrastructure like safe water, adequate sanitation, transport, roads and electricity.
3. Natural disaster
And that was not enough. The country has been plagued with the tsunami last year and the earthquakes which sometimes still happens nowadays. They are so common that media no longer pay any attention to them. Nevertheless the effects are still there. Flood, volcanic eruption, and landslide remain constant threats.
And that was not enough. The country has been plagued with the tsunami last year and the earthquakes which sometimes still happens nowadays. They are so common that media no longer pay any attention to them. Nevertheless the effects are still there. Flood, volcanic eruption, and landslide remain constant threats.
4. Diseases
SARS, malnutrition, bird flu, dengue fever, anthrax, …I have lost counts.
SARS, malnutrition, bird flu, dengue fever, anthrax, …I have lost counts.
5. Social gap
It happens anywhere else, so why should it be special, I hear you ask. Whenever I watch Travel Channel’s report onThailand , for example, most likely it would show the beauty of Bangkok city, the clubs, the leisure. Or in India , you would only see the beautiful women, the exotic dancers, or delicious chicken curry. But in Indonesia you would see poor fishermen hunting whale in order to live—not to earn money, mind you, but simply to live. You would see primitive tribes cook their meal in a poor fireplace inside their huts. And I kept asking myself why didn’t they simply show Tamara Blezynski who earns US$ 4,000 for each episode on her soap opera? Because there are more of these people, that is why. Poverty has been a problem since the beginning of civilization. Yet it is sad to see that nowadays some are still living in that age while their countrymen can afford a life that they could never imagine.
6. School
Schools are never for free inIndonesia ; especially now with the capitalization era coming. I heard now there is a special regulation which allows state-owned universities to receive students without any tests—the students with high grades in senior high, mind you. However they have to pay between US$ 500 to 7,500; not a small amount in Indonesia . I wonder whose money they would use. Only as a comparison, I learned in a state-owned university in Surabaya , had to compete with thousands of competitors in the entrance test; and paid only around US$ 30 in the end after passing the examinations.
It happens anywhere else, so why should it be special, I hear you ask. Whenever I watch Travel Channel’s report on
6. School
Schools are never for free in
7. Resource monopoly
Although the amount is decreasing, monopoly still exists. There is only a company which can provide you with fixed phone, for an instance. I have no problem with it; had it been able to reach everyone. But it hasn’t. My parents built a house in 2000, in an area where most people have had their telephone. As soon as the house was ready, they registered themselves for a fixed phone. And even now they haven’t gotten it for the same reason: there are not enough people in that area who request it. As the consequence, they have no internet. That sucks! They have the money, and they want to spend it on the damn fixed phone to chat with their daughter who is living abroad—but they can’t.
Although the amount is decreasing, monopoly still exists. There is only a company which can provide you with fixed phone, for an instance. I have no problem with it; had it been able to reach everyone. But it hasn’t. My parents built a house in 2000, in an area where most people have had their telephone. As soon as the house was ready, they registered themselves for a fixed phone. And even now they haven’t gotten it for the same reason: there are not enough people in that area who request it. As the consequence, they have no internet. That sucks! They have the money, and they want to spend it on the damn fixed phone to chat with their daughter who is living abroad—but they can’t.
Electricity is even worse. There is only one company in the whole country; so everyone must buy the electricity from it. Yet it has been operating at a loss.
8. City bus
City bus is definitely a nightmare. In Surabaya, there are 111 buses which have been operating for 11-15 years; 170 buses for 16-20 years; and 112 buses for more than 20 years . To give you more views, it is not forbidden to smoke inside; there is no air conditioner; and there is no clear limit on how many passengers can be. At times you have to stand with somebody else’s arm pit only a few cm away from your precious nose; meanwhile you should give way to the street singers who get on and off the bus to earn a living.
City bus is definitely a nightmare. In Surabaya, there are 111 buses which have been operating for 11-15 years; 170 buses for 16-20 years; and 112 buses for more than 20 years . To give you more views, it is not forbidden to smoke inside; there is no air conditioner; and there is no clear limit on how many passengers can be. At times you have to stand with somebody else’s arm pit only a few cm away from your precious nose; meanwhile you should give way to the street singers who get on and off the bus to earn a living.
9. Low self esteem
Indonesians are mostly fed up with the frequent stagnation of their life that they think everything comes from abroad must be better: grass is always greener on the other side, true enough. But inIndonesia , it has come to the point where people start to lose their identity. For example, a friend of mine worked as a teacher in an international school among with expatriates from Europe . They all had the same occupation: teacher. While she received US$ 180 despite, her European colleagues got at least US$ 2,000—and nobody would ever say anything about it. Because they are European—expatriates; they deserve more! She did quit after some time; yet many would be more than willing to replace her for that amount.
Indonesians are mostly fed up with the frequent stagnation of their life that they think everything comes from abroad must be better: grass is always greener on the other side, true enough. But in
There are many superficial matters, such as the women who are willing to spend extra cash (and risk some cancer also) to get whiter skin in order to look like the Indonesian beauties; the likes of Tamara Blezynski or Sophia Latjuba. But many more are misleading. People with low education believe that living abroad—no matter how bad—is still better than staying in the country. Thousands of them—mainly women risk to work abroad; as maids. Some receive their money—I read that in Singapore they are paid around US$ 200, that is huge compared to their wage in Indonesia . But it is not rare also that they went home, broke and distressed after having to deal with bureucracy and trafficking and physical harassment and heaven knows what else.
10. Law for mixed marriage
Despite all the grim facts about the fair country, Zsolt and I would still like to move there. Yet an Indonesian wife cannot sponsor her foreign husband to get a resident visa there: only the company which would hire him could. Afterwards, the resident visa is only valid for a year and it must be renewed in the origin country. Each month, a foreigner must pay US$100 tax.
Despite all the grim facts about the fair country, Zsolt and I would still like to move there. Yet an Indonesian wife cannot sponsor her foreign husband to get a resident visa there: only the company which would hire him could. Afterwards, the resident visa is only valid for a year and it must be renewed in the origin country. Each month, a foreigner must pay US$100 tax.
That was not all. Children cannot have Indonesian citizenship until they reach 18, with the father’s permission. Therefore they would be treated as tourist in their mother’s land along with the taxation system which is way too expensive for native Indonesian. A rumor said that there may be new rule that a foreign man must pay US$ 50,000 in order to be able to marry an Indonesian woman. That sucks!
Kesel gak sih.. Tapitapitapi.. coba baca tulisan di bawah ini..
Suatu pagi di Bandar Lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.
Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya
melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..
"Your country is so rich!"
Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..
"Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia"
"Everything can be found here in Indonesia, u don't need the world"
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan,
dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !"
"Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000
orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang
yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun
orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah
rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."
"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan
Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing."
"Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di
Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras"
"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air
bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan
pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari
bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan
si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya
sendiri"
"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo
Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut
kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya
KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2
kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu
kalian impor klo bisa produksi sendiri."
"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia
will rules the world.."
Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya
melayu, english, (atau singlish) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..
"Your country is so rich!"
Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..
"Indonesia doesn't need the world, but the world needs Indonesia"
"Everything can be found here in Indonesia, u don't need the world"
"Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan,
dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !"
"Singapore is nothing, we cant be rich without Indonesia . 500.000
orang Indonesia berlibur ke Singapura setiap bulan. Bisa terbayang uang
yang masuk ke kami, apartemen2 dan condo terbaru kami yang membeli pun
orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku keras. Lihatlah
rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."
"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan
Indonesia masuk? Ya, benar2 panik. sangat terasa, we are nothing."
"Kalian ga tau kan klo Agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk di
Singapura dan Malaysia, kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras"
"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara kami, air
bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke Kalimantan, bahkan
pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari
bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan
si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya
sendiri"
"Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo
Indonesia?! Ya, karena negara kalian memiliki segalanya. Mereka takut
kalau kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. Harusnya
KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani2
kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu
kalian impor klo bisa produksi sendiri."
"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia
will rules the world.."
Jadi sebenarnya, Singapura itu benci atau rindu ya sama Indonesia? Benci benci benci tapi rindu juaaaaaa... (backsound)
Terlepas apakah mereka (atau negara lain, termasuk mALAYsia) membenci atau tidak negara kita, bukankah lebih baik kalau kita menyikapi itu sebagai kritik yang membangun. Kita bisa belajar dari cacian mereka bahwa sebenarnya disamping kekayaan kita yang melimpah, kita masi punya buuuaaaaannnyaaakkkk sekali kekurangan. Ya kan? Nah, tugas kita untuk selalu memperbaiki kekurangan tersebutt.. (nyambung ke postingan sebelumnya)
Bagaimana?
masi marah? wajar
masi kebelet? kan udah dibilangin suruh ke tempat yang seharusnya..
gak perlu ngatain balik.. jika ditampar pipi kananmu, berikan juga pipi kirimu.. hehe.. (aduh, jadi kotbah)
pokoknya kita semua kan tahu.. DAMAI ITU INDAH.. SALINGLAH MENGASIHI..
Baiklah kalau begitu teman-teman..
Selamat bermalam satu suro.. (dan baru nyadar juga kalo ini malam jumat kliwon)
Persiapan menghadapi malam satu suro dan Jumat kliwon..
Saturday, December 12, 2009
Aku Bangga Menjadi Anak INDONESIA
Apa sih yang teman-teman banggain tentang Indonesia?
Bali?
Batik?
Cuma itu?
Ternyata terlepas dari begitu tingginya peringkat dunia kita dalam hal korupsi, berbagai rekor dunia telah pecah di tangan Indonesia.. Oiya, yang baru-baru ini juga, yang itu lho, lampion di ancol itu.. mau tau yang lainnya?
check this out..
1. Republik Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).
2. Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar di dunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dengan luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).
3. Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.
4. Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hampir penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.
5. Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.
6. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia . Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.
7. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia . Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan negara asal jamaah haji terbesar di dunia.
8. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).
9. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu Pithecanthropus erectus, yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.
10. Republik Indonesia adalah negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.
11. Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966. FYI, ini gara-gara Malaysia jadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
12. Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambang supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 kali (pertama kali th 1958, terakhir 2002).
13. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.
14.Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) dan pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).
15. Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.
16. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).
17. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.
18. Biodiversity anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.
19. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat untuk mencegah pengikisan air laut/abrasi.
20. Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.
21. Rafflesia arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.
22. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.
23. Tempat ditemukannya ular terpanjang di dunia yaitu, Python reticulates sepanjang 49 kaki (14.94 meter) di Sulawesi.
24. Ikan terkecil di dunia yang ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.
Sumber: Kaskus (terimakasih Pakdhe Kaskus..)
Kalau dipikir-pikir, negara kita itu beruntung bgt lho, punya banyak aset, komoditi, dan kekayaan di berbagai bidang.. tapi kok kayaknya gak maju-maju.. berkembaaaaaannggg.. terus.. kapan jadi negara majunya? Berkembang aja terus, gak maju-maju..
Padahal, kalau kita lihat Jepang, yang ancur-ancuran setelah kalah di perang dunia II, gak ada setengah abad, majunya udah kayak apa tuh sekarang.. Bandingin ama Indonesia, gak pernah seancur itu kan? Tapi kok ya gini-gini aja.. Ketinggalan jauh ama negara-negara yang bahkan gak punya aset alam semelimpah kita.
jadi sebenarnya yang salah apanya? siapa?
Mungkin kita sering mikir, pemimpin-pemimpin bangsa kita sekarang pada gak bener, malu-maluin, koruptor, makan duit rakyat, kalau jongkok kakinya nekuk (yaiyalah),ujung-ujungnya nyalahin pemerintah deh..
Nah, kalau misal kita liat para generasi tua itu udah pada ancur kayak gitu, kita yang generasi muda jangan ikut-ikutan ancur dong yaa.. Kita harus punya visi buat masa depan indonesia yang jauh lebih baik.. Kita gak bisa ngubah keadaan Indonesia yang sekarang, tapi kita berkarya mulai sekarang untuk melihat hasilnya nanti. Biarin aja pemerintahan yang sekarang gak bener atau gimana, yang penting, saat gantian generasi kita yang memegang pemerintahan, gak boleh kayak gitu lagi. Gak mau kan, dikatain anak cucu kita kalau kita pemerintah yang gak bener?
Kita pasti bisa..
Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan negatif, dan memulai kebiasaan baru yang lebih berguna.. Tingkatkan terus potensi kita baik di bidang akademik, kepribadian, maupun jasmani kita. Soalnya pemimpin yang baik bukan hanya harus pintar, tapi juga punya hati nurani, dan tubuh yang sehat, biar bisa mimpin rakyatnya dengan baik.
Setuju kan?
Para pemimpin itu gak bisa muda lagi, tapi kita yang bakalan jadi tua.
Harus bangga jadi bangsa Indonesia yaa..
Bikin lebih bangga lagi dengan prestasi-prestasi para generasi muda yang lainnya..!!
Baiklah kalau begitu..
Happy weekend..!! :D
Prasetya Alumni (gak tau angkatan berapa?
Monday, November 16, 2009
Lesson 2 : Upacara Bendera
Hari ini hari Senin, 16 November 2009
Hari yang saya mulai dengan bangun jam 9 pagi..
Tanpa sarapan pagi..
*laper..
Huaaahh..
Kehidupan biologis makin kacau semenjak kuliah..
Bangun siang
Tidur larut
Gak pernah olah raga
Makan gak senafsu dulu
Alhasil berat badan saya turun.. Yang tadinya 52kg (nimbang badan waktu lulus SMA) sekarang jadi cuma 46kg dengan tinggi badan 162cm.. Badan makin kurus, yg tetep ndut adalah pipi dan betis :(
Status BMI (boddy mass index) yang tadinya normal, sekarang under..
Walaupun banyak cewek-cewek yang pengen kurus, tapi saya gak sukaaa...
UTAMAKAN SEHAT DARIPADA KURUS..!!
Well, back to the main topic..
Hari ini hari Senin. Apa sih yang ada di pikiran Anda tentang hari Senin?
Harus kerja lagi, harus sekolah lagi, harus memulai aktivitas lagi setelah weekend..
Tapi bagi pelajar, hari Senin itu = UPACARA
dan UPACARA=MALES+PANAS
Di kampus saya pun tiap tanggal 17 dan hari nasional diadakan upacara..
(malesnyaaa..)
Tapi udah 1,5 tahun saya meninggalkan rutinitas hari Senin tersebut yg sudah saya jalani selama 14 tahun. Dari TK, SD, SMP, SMA.. tiap hari Senin upacara..
Dulu waktu SMA, males bgt kalau udah hari Senin lagi..
Bangun jam 5 pagi, ngebrasso gesper biar mengkilap, nyetrika seragam PDH (kalau malamnya gak sempet), ngantre mandi, siap-siap, jalan ke RKB (Ruang Komunikasi Bersama, tempat makan), kadang berhenti sejenak kalau bel bendera, apel makan pagi, makan pagi, jalan ke pelataran Balairung pake langkah tegap waktu lewat depan rumah kasek, kadang harus lari kalau udah telat, dann.. mengikuti upacara selama 45 menit..
Pernah waktu kelas 1, pada salah satu upacara bendera, yang memberi amanat adalah bapak kepala sekolah yang waktu itu dijabat oleh Brigjen Untung Susoro.
Nah, beliau itu, kalo bicara tenaaaanngg.. bgt.. enak didengerinnya sih, dan jarang marah2 gitu.. tapi saking tenang dan sabarnya, jeda tiap frase kalimat tuh lamaaa.. bgt..
"Para siswa.. (jeda 5 detik) jadi saya tegaskan kembali.. (jeda 5 detik) bahwa wawasan kebangsaan kita.. (jeda 5 detik).. " dan seterusnya dan seterusnya..
Jadinya gak selesai-selesai rasanya.. Giliran beliau kayaknya udah mau mengakhiri amanatnya eh ternyata ada topik baru lagi yang diomongin..
"Se.."
Kita kira mau ngomong "selesai", eh ternyata..
"Selanjutnya.. (jeda 5 detik)" dst dst..
Gitu deh..
Terus waktu kelas dua, bapak Untung diganti oleh bapak Brigjen Djuwari Sarmyanto (sampai sekarang). Beliau ini juga gak kalah lamanya sama pak Untung kalo lagi ngasi amanat.. Bahkan pernah dalam suatu upacara dia memberi amanat sampai 45 menit.. (mana waktu itu saya baris di depan lagi)
Sampai-sampai banyak siswa yang pingsan karena kepanasan. Ada seorang siswa putra petugas upacara kelas satu (adek angkatan 17) yang kayaknya saking gak kuatnya tapi gak pengen mundur jadinya jatoh deh ke depan. Muka duluan lho.. alhasil giginya kayaknya ada yang patah gitu..
Bukan hanya siswa, banyak juga pamong (guru) yang pingsan dan mundur ke belakang.. Tapi ya, pak kasek tetap saja melanjutkan amanatnya..
Pernah juga tiba-tiba di tengah upacara hujan turun, tapi upacara tetap dilanjutkan sampai hujannya berhenti..
Atau ketika kabut tebal menyerang dan membuat saya tidak bisa melihat baisan di kompi seberang, tetap saja upacara dilaksanakan sampai kabutnya hilang..
Pelataran Balairung, tempat saya berdiri di setiap upacara bendera..
Upacara yang harus perfect..
Upacara yang siswanya harus selalu sikap sempurna kecuali saat amanat..
Upacara yang gak boleh ngobrol..
Upacara yang walaupun turun hujan tapi tetap dilanjutin..
Upacara yang walaupun ada siswa yang jatuh pingsan tetap dilanjutin..
Upacara yang ada pengucapan Tri Prasetya Siswanya setelah pembacaan UUD 1945..
Upacara di SMA Taruna Nusantara..
The real flag ceremony..
Despite all above, I miss it..
Sunday, November 01, 2009
Lesson 1 : Obey The Rules 1
Akhirnya akhirnya akhirnya...
Akhirnya bisa malam mingguan bersama pacar.. Inilah pacar saya..
Oh, bukan, dia Piyopiyo..
Ini baru pacar saya..:
Ternyata memang mirip Piyopiyo..
Abisnya emang jarang bgt sih bisa bareng ama pacar especially on saturday nite, dikarenakan setiap weekend sang pacar harus pulang ke Semarang untuk ikut English course gitu..
Walaupun dari Minggu malan sampai Kamis malam bisa ketemuan terus sih.. Menyenangkan memang punya pacar yang bersekolah di sekolah yang sama dan tinggal di asrama yang sama.. LOL
Kalau kangen, tinggal engklek deh dia ke tempat saya..
Makanya kemaren itu akhirnya kita dinner keluar.. Pengennya makan nasi uduk, tapi setelah dicari2 ternyata lagi gak jualan.. Akhirnya kita makan pizza deh.. Bukan PizzaHut, bukan PaparoniPizza, bukan NanamiaPizza.. tapi namanya DoremiPizza.. Satu-satunya tempat yg jual pizza di Cepu.. Not bad lah..
Abis makan.. trus ngapain ya? Hehe.. yang pasti kita have fun go mad lah.. XD
Tapi jika Anda adalah siswa SMA TARUNA NUSANTARA yang mempunyai pacar teman seangkatan, atau abang, atau kakak, atau adik.. Mendingan jangan pacaran di kampus deh.. Sudah banyak contoh buruknya, dan mereka yang ketahuan bisa diPDL, dikeluarkan, atau tidak diakui sebagai alumni.. bayangkan, Anda capek2 menjalani PDK 3 bulan dan sekolah 3 tahun di TN, tapi saat lulus Anda tidak diakui almamater..
Sebenarnya saya dan si pacar punya pengalaman juga sih soal pacar-memacari di TN. Dan kami sama-sama ketahuan (tapi dengan pasangan masing2). Hukuman buat saya adalah (sebenernya ketahuannya gak ekstrim sih) WAKTU TES OSIS DIBANTAI SAMA KAKAK KELAS. Alhasil saya tidak jadi pengurus OSIS deh. Nah klo si pacar itu ketahuan jalan bareng waktu pesiar. Trus diPDL deh..
jadi menurut saya..
1. Cewek-cowok jalan berdua pakai seragam saat pesiar bisa membuat kamu sekolah pakai PDL.
2. Mengaku kalau kamu pacaran saat tes OSIS itu ide buruk. Apalagi sampai bilang "Saya sayang sama dia, Bang." (oh, i did it)
3. Pacaran di TN itu gak enak. Gak enak ama temen, gak enak sama pamong, gak enak ama abang-kakak. Paling gak enak kalo kamu sampai dikeluarin.
Jadi kalau mau pacaran sesama anak TN lebih baik setelah lulus saja.. Seperti saya.. XD
However, i enjoyed living there..
XI IA 3 alias Centaurus karyawisata ke ITB..
Dimana saya harus sekelas dengan pacar saya waktu itu..
Saturday, October 31, 2009
Ini Katanya Adalah Kepribadian Saya
Saya selalu antusias dan bersemangat jika mengisi kuis-kuis di majalah remaja yang tipikal2 kita dikasi pertanyaan terus ada pilihan jawabannya, tiap jawaban ada nilainya sendiri, terus nilainya dijumlahin dan kita bisa lihat hasilnya kita termasuk golongan apa. Dari yang bertema kepribadian seperti "Kamu Tipe Cewek yang Bagaimana, Sih?", atau yang bertema pacaran kayak "Dia Masih Sayang Gak Sih Sama Kamu?", sampai yang temanya gak jelas kayak "Seberapa Jauhkan Pengetahuanmu tentang Reality Show?". Sumpah ya, yang terakhir itu trashing banget.
Nah, kebetulan tadi pagi pas lagi liat2 blog langganan saya punyanya Ly Lele , saya menemukan kuis lain tentang 'apakah tipe kepribadian kamu?', trus saya coba deh..
Bisa dicoba-coba di sini , teman..
Bisa dicoba-coba di sini , teman..
Pertanyaan demi pertanyaan saya lewati dengan penuh kebingungan ( tapi emang gak ada yang ngalahin kebingungan saat menjawab soal fisika, mau nembak jawabannya aja bingung)..
Dan akhirnya inilah hasilnya...
Eng ing eng..
Saya termasuk orang yang...
Idealis Terlibat
Tipe Idealis Terlibat bersifat ekstrovert [terbuka, suka buka-bukaan, apalagi klo lagi mandi] dan suka menolong atau membantu [cocok jadi pembantu]. Orang lain menganggap mereka sangat ramah dan menginspirasi – khususnya karena mereka selalu mau melihat hal-hal terbaik dalam diri orang lain. Selera humor, energi, dan optimisme mereka menarik orang lain [dan menyerap sari-sari kehidupan orang lain juga]. Tipe Idealis Terlibat sangat pandai berkomunikasi dan pandai meyakinkan serta menyemangati orang lain [cocok juga jadi sales MLM]. Inilah sebabnya sangat lazim jika mereka biasanya mengambil peran pemimpin dalam kelompok. Tipe kepribadian ini seringkali menghasilkan orang-orang yang sangat karismatik.
Terkenal karismatik dan inspiratif di kalangan ikan gembung
Tipe Idealis Terlibat memiliki kemampuan besar yang tidak biasa untuk berempati [karena biasanya memakai kartu As]. Mereka toleran dan murah hati terhadap orang lain; kadang-kadang mereka cenderung menganggap teman-teman mereka lebih ideal dibanding sesungguhnya. Mereka selalu berusaha cocok dengan semua orang dan menginginkan hubungan mereka harmonis serta memuaskan [layaknya hubungan antara suami-istri]. Untuk mencapai ini, mereka siap mencurahkan diri dan meletakkan kebutuhan-kebutuhan mereka di urutan paling akhir. Karena tipe Idealis Terlibat sangat peduli (peduli gempa, peduli kasih, peduli tsunami], ada risiko mereka akan mengorbankan diri dan memforsir diri mereka demi orang lain. Oleh karena itu, dalam pekerjaan mereka harus berhati-hati agar tidak timbul sindrom kelelahan.
Tipe Idealis Terlibat dapat diandalkan, cukup terorganisir dan suka membuat struktur situasi-situasi rumit. Mereka sulit menerima kritik; mereka cepat merasa tersinggung dan salah dimengerti. Perfeksionisme mereka juga memengaruhi kehidupan percintaan – mereka mencari hubungan yang sempurna untuk seumur hidup. Begitu mereka mengambil keputusan, mereka menjadi pasangan yang setia, cukup seimbang, dan penuh cinta [wow]. Namun demikian, jikalau mereka terlibat dengan orang yang salah, bisa saja terjadi mereka membiarkan diri mereka dimanfaatkan sekian lama sebelum mengakhiri hubungan tersebut [nah lho].
Sifat-sifat yang menggambarkan tipe ini: ekstrovert, teoritis, emosional, penuh perencanaan, idealis, berkomitmen, mudah disukai, antusias, bertanggung jawab [dan dapat dipercaya], suka menolong [dan tabah], setia, diplomatis, ramah, menginspirasi, penuh kepedulian, optimis, meletup-letup, mudah menyesuaikan diri [diindikasikan mempunyai kemampuan mimikri dan ototomi], komunikatif, pandai berkata-kata, meyakinkan, penuh semangat, terbuka, mudah tersinggung [dan tersungging].
Ternyata lumayan bener juga lhoo.. Mejik..
Well, i'm speaking between [...] above..
Dengan ikut kuis semacam ini saya jadi bisa lebih mengenal diri saya sendiri lebih dalam.. Jujur saja selama ini saya sering lupa dengan identitas saya..
Hah? Di mana aku? Siapa aku ini? Siapa presiden Zimbabwe..?
Kid, you are just what you think you are..
Wokeyh..
Temukan jati diri kamu di sini ..!!
Selamat menikmati..!!
Thursday, October 29, 2009
7 Alasan Mengapa Saya Tidak Merekomendasikan Cepu sebagai Kota Hari Tua Anda part 1
Sedari kecil, saya hidup berpindah-pindah (bukan, saya bukan Meganthropus palaeojavanicus yang hidupnya nomaden).
Dibuat (sepertinya) di Yogyakarta, dikandung di Salatiga, menjelang lahir balik lagi ke Yogyakarta, batita di Salatiga lagi, mulai 3 tahun sampai 7 tahun ikut mbah di Magelang, mbah pensiun pindah lagi ke Yogyakarta setahun, lalu balik tinggal sama ibu di Salatiga dari kelas 3 SD sampai lulus SMP, terus SMA nya di Magelang lagi, lulus SMA saya memprediksi bakal balik lagi ke Yogyakarta (UGM, ngarep), tapi kenyataan berkata lain, saya harus kuliah di CEPU..!!
Perjalanan hidup seorang Dea Amelia
Sebelumnya saya akan membahas sedikit tentang profil kota -ralat- Kecamatan Cepu. Artikel ini diambil dari Wikipedia (terimakasih mbah Wiki) dengan perubahan seperlunya. Artikel yang benar bisa dilihat di sini .
Cepu adalah sebuah kota kecamatan di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Kecamatan ini terletak di perbatasan dengan provinsi Jawa Timur, dan dilewati jalan yang menghubungkan Surabaya - Purwodadi - Semarang.
Nama Cepu sebagai sebuah daerah sudah terdengar sejak zaman Panembahan Senopati (Raja Mataram I), tepatnya saat terjadinya perebutan puteri Madiun yang bernama Retno Dumilah.
Ada juga kisah penamaan Cepu diambil dalam kisah Aria Penangsang, yaitu pada saat pertempuran antara Jipang Panolan dan Pajang di pinggiran bengawan Solo, alkisah ada seorang prajurit Panolan (ada kisah bukan prajurit biasa melainkan sang Aria Pengangsang sendiri, uda deh ngaku aja) yang tertancap tombak di pahanya saat sedang p*p di pinggir Bengawan Solo, dalam bahasa Jawa Tancap = nancep, paha = pupu, berasal dari dua kata tersebutlah kata Cepu. Mungkin jika waktu itu pahanya Aria Penangsang bukan ditancep tapi dikecup, nama kota ini menjadi Cupu, kecup pupu.
Pada zaman penjajahan, Cepu merupakan salah satu kota penting, karena kandungan minyak dan hutan jatinya. Di Cepu dapat dijumpai beberapa bangunan peninggalan Belanda yang masih awet hingga masa kini. Salah satu bangunan yang unik adalah, loji klunthung (ini dimana ya?). Peninggalan lain yaitu Gedung Pertemuan SOS Sasono Suko dan Kuburan Belanda (Kuburan Londo) yang terletak di desa Wonorejo Kelurahan Cepu.
Gedung SOS (Save Our Songket)
Untuk mendukung transportasi masa itu, dibangun pula jalur kereta api yang menghubungkan Jawa Timur - Jawa tengah via Cepu. Di Ngloram, juga bisa ditemui bekas landasan pesawat terbang peninggalan Belanda.
Daerah ini telah lama dikenal memiliki persediaan minyak bumi. Pada tahun 2005, Cepu mendapat perhatian nasional karena penemuan adanya deposit minyak yang melimpah di Blok Cepu.(Katanya udah lama dikenal banyak minyak, tapi kok tahun 2005 baru diperhatikan?) Kekayaan alam lainnya adalah kerajinan rakyat dari kayu jati dan wisata hutan jati dengan kereta api kuno.
Di era Pergerakan Nasional, Cepu menjadi tempat pelarian eks. PKI madiun yang kemudian berhasil ditumpas oleh Divisi Ronggolawe yang dipimpin oleh GPH Dipokusumo. Nama Ronggolawe dan Dipokusumo saat ini menjadi ikon kota Cepu. Nama Ronggolawe dipakai sebagai nama: - Lapangan terbesar di Cepu: Lapangan Ronggtolawe - Sekolah Tinggi Teknologi Ronggolawe (STTR) - Monumen Ronggolawe yang berupa patung kuda. Sedangkan GPH Dipokusumo diabadikan sebagai monumen yang letaknya di dekat gedung SOS Sasono Suko dekat Kantor Pos (yang saya tahu di dekat kantor pos ada Depot Bakso-Mie ayam Rahayu).
Gila, papan caturnya segede apa?
Kota yang terletak diantara perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur ini juga dialiri oleh Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa. Di Cepu dikenal musim pladu' 'yaitu masa dimana ikan-ikan mabuk dan mengapung dan menepi ke pinggir sungai karena air keruh akibat hujan dan p*p manusia. Ikan-ikan yang sering dijadikan tangkapan adalah ikan bethik dan ikan wader. Dahulu masa ini dijadikan andalan menutupi kebutuhan gizi keluarga sekaligus sumber rezeki, namun sekarang musim ini jarang terjadi. Hal ini dikarenakan adanya perubahan ekosistem di hulu maupun di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo.
Bengawan Single
Beberapa instansi yang keberadaannya mendominasi Kota Cepu yaitu PT Pertamina EP, Pusdiklat Migas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM), Sekolah Tinggi Energi dan Mineral DESDM dan Perum Perhutani. Perekonomiannya ditopang oleh masyarakat yang berprofesi sebagai PNS. Para pendatang juga berperan besar pada laju perekonomian kota Cepu. Cepu bisa dikatakan sebagai miniaturnya Indonesia. Banyak pendatang dari berbagai daerah seluruh Indonesia yang datang untuk bekerja sebagai PNS, ikut diklat di Pusdiklat Migas dan STEM Akamigas, atau sebagai pedagang. Pertaniannya merupakan sawah tadah hujan, hanya sebagian kecil yang berada di tepi Bengawan Solo memakai irigasi. Kayu jati semakin susah ditemukan di Cepu akibat penebangan hutan pada masa awal reformasi. Tata kotanya sangat tidak kurang bagus, namun saat ini sudah mulai dibenahi seiring dengan adanya Blok Cepu.
Kampus saya, di sebelah EP..
Pertamina EP, di sebelah kampus saya..
Dibandingkan dengan ibu kota kabupatennya, Blora, justru Cepu lebih maju dan lebih ramai. Di pusat kota Cepu terdapat taman yang masyarakat sekitar menyebutnya dengan nama TAMAN SERIBU LAMPU (ONE THOUSAND LAMPS PARK), yang kini menjadi Taman Seribu Tiang ini karena taman tersebut terdapat dipasang lampu untuk penerangan taman.Pada malam hari taman ini selalu ramai dikunjungi masyarakat.Ruang Publik ini merupakan sarana hiburan tersendiri bagi warga Cepu, karena di taman ini banyak dijumpai pedangan makanan, pakaian, mainan anak atau sekedar mencuci mata.
Taman Seribu Lampu Mati
Dengan dinamisnya kota Cepu, walau statusnya sebagai kota Kecamatan, memungkinkan bila kota Cepu dirintis menjadi kota PERDAGANGAN atau bahkan naik strata sebagai daerah yang secara administratif mempunyai otonomi sendiri karena faktor SDM dan letak Geografis kotanya. Kota kopi klothok ini letaknya strategis karena sebagai persimpangan ke kota-kota lain di sekitarnya yaitu Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Blora, Rembang, dan sebagainya. Dan ini sangat kungkin karena dimasa mendatang akan dibukanya perusahaan minyak bumi EXXON MOBIL. Untuk itu, mengharapkan kehadiran para investor untuk menggarap kota Cepu. Kita doakan saja, amin.
Demikian sedikit mengenai Cepu, tempat dimana saya sedang menuntut uang saku ilmu.
Nah, seperti judul postingan kali ini, saya akan memberikan 7 alasan mengapa Anda tidak perlu menghabiskan hidup di Cepu.
1. PANAS GILA
Dulu waktu SD, sempat ada soal IPS yang berbunyi "Kota di Indonesia yang dikenal sebagai kota minyak adalah...." dan jawabannya adalah Cepu.
Waktu itu dalam bayangan saya, Cepu itu seperti pom bensin : beraspal, bau bensin, panas, gak ada pohon, sejauh mata memandang hanya fatamorgana yang terlihat..
Dan ternyata benar sekali khayalan masa kecil saya itu. (Kecuali bagian fatamorgana).
Dengan suhu rata-rata harian sebesar 35 derajat celcius, Cepu dengan sukses membuat saya tiap saat gak itu pagi, siang, sore, malam, kipas-kipas mulu. Tidak bermaksud lebay, tapi tanpa menyalakan AC atau fan, mungkin Anda seharian cuma pipis sekali, karena cairan tubuh sebagian besar sudah keluar melalui keringat. Jam 12 siangnya di Salatiga tuh kayak jam 10 pagi di Cepu.. Angin yang berhembus pun nggak sejuk, tapi panas dan berdebu. Di pagi hari pun, adanya embun serasa mujizat di Cepu..
Saya pernah dengar dari seorang dosen geologi, bahwa dulunya Cepu adalah laut. Dweeng.. Gila, saking panasnya ampe air lautnya menguap dan jadi daratan kayak sekarang ini.. Bisa-bisa di masa depan Cepu ini menjadi gurun pasir..
2. GAK ADA HUJAN
Di Cepu ini ada dua musim, musim kemarau dan musim panas.
Hujan jarang terjadi di daerah ini. Adapun itu paling2 cuma 'hampir hujan'. Tapi sekalinya hujan yang deres banget, sungai bengawan Solo meluap dan menyebabkan banjir yang menggenangi sebagian daerah. Cepu oh Cepu..
Mungkin suatu saat ada film Ratapan Anak Cepu kali ya..
3. BANYAK (super)NYAMUK
Kota yang udaranya panas sering diidentikkan dengan banyaknya nyamuk. Hukum 'ada panas ada nyamuk' tersebut sangat berlaku di Cepu. Sumpah ya, nyamuknya tuh udah banyak bgt, segede-gede gaban pula. Well, saya juga gak tau sih gaban itu gedenya segimana.
Tapi yang namanya nyamuk Cepu itu emang ganas bin Ganas Sueb. Kayaknya mereka udah bermutasi deh, abisnya mau berapa kali diadain fogging di asrama saya, teteeep aja nyamuk merajalela. Disemprot pake Baygon juga gak mempan, pake lotion anti nyamuk juga masih doyan nyamuknya.. Mau ditepukin, keburu bengkaka nih tangan sebelum nyamuknya abis..
Emang bener2 nih.. Mungkin dikalangan bangsa nyamuk, nyamuk cepu ini adalah nyamuk superhero-nya.. Mungkin diantara nyamuk2 itu ada Supermos, Batmos, atau Iron Mos..?
Sepertinya sekian dulu, udah malem e..
Akan berlanjut di postingan selanjutnya..
Smell you later..!!
(Banyak nyamuk terbunuh saat proses penulisan entry ini)
(Foto-foto dicuri dari situs Akamigas-STEM)
Subscribe to:
Posts (Atom)














